"Penyediaan tiket early bird itu habis dalam waktu satu minggu setelah diluncurkan. Artinya mereka punya semangat untuk nonton. Dan sekarang sudah masuk ke pre-sale kedua," ujarnya.
Troy menambahkan, selain faktor pembalap Indonesia, nama-nama besar di MotoGP juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton. Salah satunya Marc Marquez yang kembali menjadi perhatian menjelang balapan di Mandalika.
"Tidak hanya local heroes, tapi pembalap yang sudah ada nih gimana nih yang punya nama besar atau nama-nama baru yang tidak diperhitungkan tiba-tiba muncul. Kan itu bisa terjadi," tutur Troy.
ITDC sendiri menargetkan penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini dapat menarik sekitar 140 ribu penonton. Target tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong dampak ekonomi yang lebih besar dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Pada tahun lalu, Troy menyebut jumlah penonton MotoGP Mandalika mencapai sekitar 140 ribu orang dengan dampak ekonomi mencapai Rp4,9 triliun. "Tahun ini yang pasti kita berharap lebih tinggi. Karena sesungguhnya, sampai di tahun ini dukungan pemerintah lebih baik," katanya.