sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Guyur Subsidi Rp2,6 Triliun, Jaga Kenaikan Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen

Foto editor Aldhi Chandra Setiawan
06/04/2026 17:20 WIB
Pemerintah menyiapkan paket subsidi Rp2,6 triliun selama dua bulan untuk menahan kenaikan harga tiket pesawat akibat lonjakan harga avtur global.

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kedua kanan), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri), dan Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Dukungan Presiden Satya Bhakti Parikesit memberikan pemaparan pada konferensi pers terkait kebijakan tentang transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Pemerintah menyiapkan paket subsidi Rp2,6 triliun selama dua bulan untuk menahan kenaikan harga tiket pesawat akibat lonjakan harga avtur global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut subsidi sekitar Rp1,3 triliun per bulan ditujukan agar tarif tiket hanya naik maksimal 9–13 persen.

Kebijakan ini didukung insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 11 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi serta penyeragaman fuel surcharge menjadi 38 persen. Pemerintah juga menurunkan bea masuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen guna menekan biaya operasional maskapai dan mendorong industri perawatan pesawat (MRO) dalam negeri.

Selain menjaga harga tiket tetap terjangkau, pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak naik hingga akhir 2026, selama harga minyak dunia tetap terkendali.

Advertisement
Advertisement