Terakhir, Heru tidak menyanggah kemungkinan penutupan ini juga menular kepada pesaing Nexmedia apabila nihil inovasi, mengingat tren tv berlangganan terus menurus selama beberapa tahun ke belakang. Ia mengatakan, saat ini fokus di pasar sudah beranjak pada ‘triple play’.
Sebelumnya, Sutanto Hartono Wakil Direktur Utama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), induk usaha Nexmedia tidak menampik kabar penghentian siaran tersebut. Saat ini perusahaan tengah bertransisi untuk fokus di layanan over the top (OTT).
“Sejak beberapa waktu lalu, kami sudah memperkenalkan layanan berbayar (subscription) melalui platform OTT Vidio Premier. Kami yakin bahwa OTT merupakan platform yg lebih tepat untuk memberikan berbagai layanan kepada pengguna dengan makin mudah akses layanan internet di seluruh Indonesia," pungkasnya. (*)