sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sejarah Istilah Sell in May and Go Away

Infografis editor Kurnia Nadya
14/05/2025 15:10 WIB
Istilah "Sell in May and Go Away" sudah menjadi fenomena populer di dunia investasi saham.
(Grafis: Bayu Airlangga)
(Grafis: Bayu Airlangga)
(Grafis: Bayu Airlangga) (Grafis: Bayu Airlangga) (Grafis: Bayu Airlangga)

IDXChannel – "Sell in May and Go Away" sudah menjadi fenomena populer di dunia investasi saham. Istilah ini merujuk pada kecenderungan investor menghindari pembelian saham selama bulan Mei.  

Seperti dilaporkan Investopedia pada Selasa (13/5/2025), strategi ini muncul berdasarkan keyakinan di kalangan investor bahwa performa saham pada periode tersebut cenderung stagnan, kurang menguntungkan, atau bahkan kinerjanya menurun dibandingkan bulan-bulan lainnya.  

Berita Rekomendasi

Berita Terkait
Advertisement
Advertisement