AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Investor Kelas Kakap, Ini Kisah Sukses CEO SoftBank Masayoshi Son

INSPIRATOR
Fahmi Abidin
Senin, 29 Juli 2019 17:45 WIB
Sosok investor kelas kakap Masayoshi Son yakni CEO Softbank asal Jepang lahir dari keyakinannya terhadap industri komputer yang akan merevolusi sektor komersil.
Investor Kelas Kakap, Ini Kisah Sukses CEO SoftBank Masayoshi Son. (Foto: Ist)
Investor Kelas Kakap, Ini Kisah Sukses CEO SoftBank Masayoshi Son. (Foto: Ist)

IDXChannel – Kesuksesan SoftBank sejauh ini lahir dari hasil investasi yang baik pula, namun siapa sangka sosok Masayoshi Son sebagai CEO perusahaan asal Jepang itu berawal dari keyakinannya terhadap industri komputer yang akan merevolusi sektor komersil.

Melirik perjalanan sang CEO, Masayoshi Son lahir di Tosu, Jepang, pada 11 Agustus 1957. Meskipun Ia memiliki darah Korea, namun keluarganya mengadopsi budaya Jepang sehingga mereka memilih untuk memakai nama menjadi “Yasumoto”.

Saat kecil Son sangat tertarik dengan Chip Komputer karena ia yakin bahwa computer akan segera merevolusi sektor komersial. Padahal Son justru lulus dari University of California di bidang Ekonomi.

Setelah menyelesaikan perkuliahannya, pada 1981 Son mendirikan SoftBank Corporation sebagai perusahaan internet dan juga telekomunikasi. Kemudian pada 1986, di perusahaan tersebut ia menjadi Chairman dan CEO SoftBank Corporation.

Kisah berlanjut di awal 2000, kala Son mulai bergabung dengan Yahoo di Japan, dimana ia dipilih untuk memimpin perusahaan tersebut sebagai Presiden dan CEO. Kemudian ia bergabung dengan BB Technologies Corporation, yang sekarang dikenal dengan SoftBank BB Corporation dan mendirikan Yahoo BB pada tahun 2001.

Berselang lima tahun kemudian, Vodafone sedang dalam masa krisis pada 2016 dan terpaksa menjual divisi mobile-nya ke SoftBank seharga 1,75 trilun Yen Jepang. Setelah akusisi selesai, SoftBank justru masuk dalam krisis. Sementara Yahoo BB masih berhasil mengakuisisi Japan Telecom dan menghapus beberapa kekurangan SoftBank.

Saat terjadi bencana nuklir Fukushima Daiichi di 2011, Son memiliki peran sentral dalam strategi pemulihan bencana nuklir tersebut dan membangun proyek tenaga surya di Jepang. Bahkan ia memiliki sikap dermawan saat menyumbangkan harta miliknya sebesar USD120 juta untuk membantu korban Tsunami Tohoku.

Kini, SoftBank memiliki reputasi yang mapan di seluruh dunia terutama di sektor telekomunikasi sebagai investor kelas kakap. Ia pun dinobatkan sebagai orang terkaya di Jepang dan salah satu dari 10 orang terkaya di dunia. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD