sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bahlil Alihkan Impor Minyak dan BBM dari Timur Tengah ke AS Imbas Penutupan Selat Hormuz

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
03/03/2026 18:11 WIB
Pemerintah mengalihkan impor minyak mentah dan BBM dari Timur Tengah ke AS setelah Selat Hormuz ditutup akibat konflik Israel-AS dan Iran.
Bahlil Alihkan Impor Minyak dan BBM dari Timur Tengah ke AS Imbas Penutupan Selat Hormuz. (Foto: Iqbal/iNews Media Group)
Bahlil Alihkan Impor Minyak dan BBM dari Timur Tengah ke AS Imbas Penutupan Selat Hormuz. (Foto: Iqbal/iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah mengalihkan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) dari Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS). Keputusan itu diambil menyusul penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi risiko pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

"Setelah tadi kita detailing, total impor crude kita dari Middle East itu kurang lebih sekitar 20-25 persen. Skenarionya adalah sekarang ini untuk crude yang kita ambil dari Middle East sebagian kita alihkan untuk ambil di Amerika," kata Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (3/3/2026).

Menurut Bahlil, pengalihan dilakukan dengan mengambil skenario terburuk apabila ketegangan berlangsung lama dan tidak dapat diprediksi kapan berakhir. Pemerintah, kata dia, tidak ingin terjebak pada asumsi konflik akan segera mereda dalam waktu dekat.

"Sekalipun ada yang mengatakan selesai lima hari atau empat minggu, keyakinan kami setelah kajian, ini tidak bisa kita ramalkan kapan selesai. Bisa cepat, bisa lambat. Maka kita ambil alternatif terjelek," ujarnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement