IDXChannel - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eniya Listiani Dewi mengungkapkan saat ini terdapat 93 inisiatif proyek hidrogen yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan total nilai investasi mencapai Rp32 triliun.
Eniya mengatakan puluhan proyek tersebut menjadi fondasi awal pembangunan ekosistem hidrogen nasional yang diarahkan untuk mendukung dekarbonisasi sektor industri, transportasi, dan ketenagalistrikan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
"Saat ini kami mempunyai 93 inisiatif pengembangan ekosistem hidrogen yang proyek-proyeknya tersebar di seluruh Indonesia dan melahirkan investasi sebesar Rp32 triliun," ujar Eniya dalam acara Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026, Selasa (21/7/2026).
Salah satu proyek yang saat ini dikembangkan yaitu pemanfaatan hidrogen untuk dedieselisasi pembangkit listrik di Sumba, Nusa Tenggara Barat yang ditargetkan bisa memasuki fase Commercial Operation Date (COD) tahun 2028 mendatang.
Kemudian di Pulau Rengit, PT PLN tengah mengembangkan hidrogen untuk dedieselisasi. Eniya menjelaskan sumber energi itu bakal menekan biaya listrik dari diesel yang tadinya USD1 per kWh menjadi hanya 25 sen per kWh.