IDXChannel - Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) melebar ke level tertinggi sejak Maret 2025 pada Juli 2026.
Dilansir dari CNA pada Jumat (4/9/2026), pembelian chip semikonduktor dan barang terkait kecerdasan buatan (AI) lainnya mengerek impor.
Defisit perdagangan AS meningkat menjadi USD88,6 miliar (Rp1.560 triliun) pada Juli, meningkat 24,4 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Selain lonjakan impor produk teknologi, defisit perdagangan tersebut juga disebabkan penurunan ekspor minyak mentah dan emas.
Baca Juga:
Ekspor turun 2,1 persen menjadi USD310,7 miliar, sementara impor naik 2,8 persen menjadi USD399,3 miliar.