sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IMF Peringatkan Dampak Lonjakan Imbal Hasil Obligasi ke Negara Berkembang

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
03/09/2026 15:19 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa lonjakan imbal hasil obligasi negara-negara maju turut mengancam negara-negara berkembang.
IMF Peringatkan Dampak Lonjakan Imbal Hasil Obligasi ke Negara Berkembang.
IMF Peringatkan Dampak Lonjakan Imbal Hasil Obligasi ke Negara Berkembang.

IDXChannel - Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa lonjakan imbal hasil obligasi negara-negara maju turut mengancam negara-negara berkembang.

"Tingkat utang yang tinggi di negara-negara maju, dikombinasikan dengan inflasi yang membandel, dapat menyebabkan biaya layanan utang meningkat untuk semua orang, termasuk untuk negara berpenghasilan rendah, untuk negara-negara berkembang," kata Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dalam wawancara dengan Reuters, dilansir dari The Nation pada Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, imbal hasil obligasi negara-negara maju terdorong naik oleh tingkat utang yang tinggi, tekanan inflasi yang berkelanjutan akibat penutupan Selat Hormuz, dan persaingan dari utang swasta terkait kecerdasan buatan (AI).

Obligasi pemerintah AS mengalami aksi jual dalam beberapa minggu terakhir, mendorong imbal hasil obligasi Treasury AS 30 tahun ke level tertinggi dalam hampir dua dekade.

Pada 2022, IMF memperkirakan bahwa 60 persen negara berpenghasilan rendah mengalami kesulitan utang atau berisiko tinggi mengalami kesulitan utang. Masalah tersebut saat ini telah mereda karena reformasi kebijakan fiskal yang kuat dengan dukungan dari lembaga internasional dan kreditor resmi.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement