IDXChannel - Iran mengklaim telah menyebar lebih banyak ranjau laut di Selat Hormuz, di tengah memanasnya perang dengan Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari Anadolu Agency pada Kamis (3/9/2026), Teheran juga membantah klaim AS yang mengaku mengendalikan jalur maritim strategis tersebut.
"Selama operasi tadi malam, lebih banyak ranjau laut dipasang di sepanjang jalur ilegal di selatan Selat Hormuz," kata Juru Bicara Militer Iran Ebrahim Zolfaghari di platform media sosial AS X.
Zolfaghari mengejek keinginan AS untuk mengganti nama jalur maritim tersebut menjadi Selat Trump. Dia menyebut proposal itu sebagai bukti keputusasaan Washington.
"AS hanya bisa merespons dengan mengganti nama selat pakai Photoshop," kata Zolfaghari