"Jadi ini (dedieselisasi) salah satu upaya kita membuktikan konsep pemakaian pembangkit listrik tenaga surya untuk digunakan di wilayah remote area dan menggunakan hidrogen sebagai energy storage-nya atau penyimpanan energinya," lanjut Eniya.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pengembangan hidrogen menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong hilirisasi industri.
"Pengembangan hidrogen selaras dengan arahan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hidrogen merupakan energi alternatif yang sangat penting di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu, seperti konflik di Timur Tengah yang melahirkan ketidakpastian. Kondisi ini memaksa setiap negara untuk memproteksi kebutuhan energi nasionalnya dengan memanfaatkan keunggulan komparatif masing-masing," ujar Bahlil.
Menurut Bahlil, pembangunan ekosistem hidrogen yang terintegrasi dari hulu hingga hilir tidak hanya menghasilkan energi bersih, tetapi juga menciptakan nilai tambah di dalam negeri, meningkatkan daya saing industri nasional, menarik investasi, serta membuka peluang kerja dan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
(Febrina Ratna Iskana)