AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Jadi Dirut Bank Mandiri Sehari, Mahasiswi Undip Ini Tak Segan Beri Arahan

INSPIRATOR
Yulistyo Pratomo
Selasa, 19 Oktober 2021 10:38 WIB
Mahasiswi Prodi S1 Informatika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) dari Universitas Diponegoro, Adinda Zenniar, ditujuk sebagai Direktur Utama Bank Mandiri.
Jadi Dirut Bank Mandiri Sehari, Mahasiswi Undip Ini Tak Segan Beri Arahan. (Foto: Humas Undip)
Jadi Dirut Bank Mandiri Sehari, Mahasiswi Undip Ini Tak Segan Beri Arahan. (Foto: Humas Undip)

IDXChannel - Mahasiswi Prodi S1 Informatika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) dari Universitas Diponegoro, Adinda Zenniar, ditujuk sebagai Direktur Utama Bank Mandiri selama sehari. Baru menjabat posisi itu, dia pun mempelajari hal-hal yang tak pernah didapatkannya di bangku kuliah.

Pemilihan ini dilakukan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thorir. Adinda menjadi Direktur Utama Bank Mandiri, menggantikan peran Darmawan Junaidi.

Mahasiswi asal Jawa Tengah ini melaksanakan berbagai kegiatan. Mulai dari menyaksikan penandatanganan kerja sama, memimpin rapat pimpinan, hingga kunjungan lapangan. Adinda akan memberikan masukan atas situasi yang diobservasinya.

“Saat ini yang sedang tren di era digitalisasi adalah bank digital. Karena itu, saya minta Adinda men-take over posisi Dirut Bank Mandiri dan nanti laporkan ke saya bagaimana transisi digital di Bank Mandiri,” ucap Erick Thohir.

Selain itu, Adinda akan berdiskusi dengan Darmawan Junaidi untuk meningkatkan kepemimpinan setara di lingkungan Bank Mandiri. Adinda yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di bidang Informatika, menjadi tantangan tersendiri baginya sebab keterlibatan perempuan di bidang Informatika masih sangat minim.

“Kami belajar langsung dengan pemimpin-pemimpin perempuan di berbagai BUMN, Plan Indonesia, dan juga mentor lainnya yang ahli di bidang kesetaraan gender dan juga komunikasi publik. Dalam proses pembelajaran di kelas selama 4 hari, kami juga ditantang membuat video kampanye pentingnya kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan,” ungkap Adinda saat diwawancarai tim humas Undip, Senin (11/10).

Sebelum mengambil alih tugas Direktur Utama, Adinda mengikuti mentoring dan shadowing yang diberikan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. “Jadi, sebelum kami take over, kami sudah melihat secara langsung bagaimana mereka memimpin,” ucap mahasiswi Informatika itu.

Sementara itu, Rektor Undip Prof Yos Johan Utama mengaku bangga atas terpilihnya salah satu mahasiswi Undip dalam program ini. “Saya tentu merasa bangga atas prestasi ini dan selamat atas kesempatan yang diraih ini,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan mahasiswa Undip dituntut prestasinya bukan hanya dalam hal akademis, namun juga prestasi-prestasi di berbagai bidang lainnya. “Undip terus mendorong mahasiswanya untuk berprestasi dalam berbagai hal, sehinga memberikan nilai positif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia” tambah Prof Yos.

Senada dengan Rektor Undip, Agus Suherman, selaku Kepala Kantor Sekretariat dan Protokol Undip menyatakan pihaknya terus berupaya untuk mendukung dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengikuti dan berprestasi dalam berbagai aktivitas di luar kampus.

“Keikutsertaan dalam kegiatan Kementerian BUMN ini sangat positif untuk meningkatkan skill-nya mahasiswa, dan kami pihak kampus sangat mendukung,” ujar Agus.

Dirinya juga menambahkan Undip melalui Rektor telah berkomitmen untuk terus mendorong mahasiswa Undip agar berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat melalui program akademik maupun non akademik.

Kegiatan yang bertajuk Girls Take Over merupakan kampanye global yang diinisiasi oleh Plan International dan diselenggarakan serentak di 75 negara setiap tahunnya dalam rangka Hari Anak Perempuan Internasional (International Day of the Girls) yang jatuh pada 11 Oktober. Tahun ini, temanya ialah kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan di dunia kerja.

Adinda berhasil menyisihkan lebih dari tujuh ribu pendaftar dan melewati berbagai tahapan seleksi administrasi dan tes tulis online, Girls Leadership Class, seleksi video, dan interview final. 

Selain Adinda, ada 5 perempuan muda lainnya yang berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia yang terpilih sebagai finalis Girls Take Over 2021. Finalis Girls Take Over 2021 tersebut adalah Adinda (Jawa Tengah), Arum (Sulawesi Selatan), Putri (Jawa Barat), Sharon (Jawa Barat), Sisilia (Nusa Tenggara Barat), dan Virdha (Jawa Tengah). 

Mereka “mengambil alih” tugas dari Menteri BUMN dan 5 pimpinan BUMN lainnya. BUMN tersebut antara lain Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Angkasa Pura 1, Kimia Farma, dan Telkomsel. 

Adinda merupakan sosok mahasiswa Undip yang aktif dalam kegiatan di dalam kampus, mulai dari menjadi anggota Developer Students Club Undip, asisten praktikum, hingga pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas sebagai staf muda bidang Riset dan Keilmuan. 

Adinda juga aktif menyuarakan isu lingkungan dan sampah melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Berkat kepeduliannya ini, Adinda dinobatkan menjadi Duta Generasi Hijau Jawa Tengah tahun 2019. Selain itu, ia juga mengikuti program Mata Air Jepara. Adinda berkesempatan mengikuti program Pengajar Jelajah Nusa 2019 sehingga dipercaya untuk mengajar sebagai guru SD di salah satu kota di Indonesia, tepatnya di Kota Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Dengan adanya kegiatan Girls Take Over 2021, Adinda dapat menunjukkan kemampuannya dalam menyuarakan kampanye isu kesetaraan gender, khususnya ruang gerak dan kesempatan perempuan dalam dunia kerja. Karena menurutnya, ketika perempuan mendukung dan menguatkan satu sama lain, ruang gerak dan kesempatan untuk perempuan justru semakin luas. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD