sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jual Es Warna-warni saat Ramadan, Pedagang Ini Sanggup Raup Rp75 Juta Sebulan

Inspirator editor Iqbal Dwi Purnama
02/04/2023 16:58 WIB
Warna-warni olahan es semakin sering dijumpai selama Ramadan. Para pedagang pun berhasil meraup untung hingga Rp75 juta.
Jual Es Warna-warni saat Ramadan, Pedagang Ini Sanggup Raup Rp75 Juta Sebulan. (Foto: Iqbal/MNC Media)
Jual Es Warna-warni saat Ramadan, Pedagang Ini Sanggup Raup Rp75 Juta Sebulan. (Foto: Iqbal/MNC Media)

IDXChannel - Warna-warni olahan es semakin sering dijumpai selama Ramadan. Hal itu sejalan dengan tradisi berbuka di Indonesia.

Tak heran jika banyak pedagang yang menjual berbagai varian rasa minuman. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, yaitu Rp5.000 per porsi.

Salah satu pedagang es warna-warni di Jakarta Timur, Bima (37) mengaku saat bulan ramadan dirinya bisa menjual hingga 500 posri es warna-warni. Bahkan peningkatan permintaan itu dinilai Bima naik 100% dibandingkan dengan penjualan hari biasa.

(Foto: Iqbal/ MNC Media)

"Peningkatan ada hampir 100%, kalau puasa kita bawa 20 termos itu sekitar 30 an liter, kalau tidak puasa setengahnya dari itu," kata Bima saat ditemui MNC Portal, Minggu (2/3/2023).

Jika harga es Bima sebesar Rp5.000 rupiah, dan saat bulan puasa berhasil menjual rerata hingga 500 kantong, maka pendapatan kotor Bima dalam sehari tembus Rp2,5 juta, alias Rp75 juta perbulan. Angka itu khusus penjualan di bulan puasa, sebab jika bulan normal hanya setengahnya.

"Itu kalau cuaca bagus dan mendukung, kalau cuacanya hujan juga kadang masyarakat jarang keluar juga," kata Bima.

Bima sendiri mulai berjualan jam 2 siang saat bulan puasa hingga jam 6 sore. Namun tidak jarang dagangan Bima sudah ludes terjual sebelum waktu tersebut. Sedangkan jika bulan biasanya, Bima mulai berjualan jam 9 pagi hingga rata-rata waktu dagang 6 jam.

Ditengah tingginya permintaan saat bulan puasa, Bahkan sejak jam 2 siang buka sampai dagangan habis tidak ada spare waktu untuk Bima duduk sejenak. Sebab yang dilakukan adalah terus membungkuskan es perporsi sambil didatangi pembeli yang tak kunjung berhenti.

"Tidak ada duduk, kita bungkus-bungkus saja terus, tapi kalau cuaca hujan ya kita nyantai-nyantai saja dulu," sambungnya.

Saat bulan Ramadan, permintaan minuman dingin cukup tinggi. Bima pun menjual 5 varian warna es yang memiliki rasa berbeda.

Mulai dari Teh Lemon, Sup Buah, Cappucino, Taro, dan Milo. "Biasanya jus-jus buah juga kita jual, tapi tergantung musim juga, musim mangga kita jual mangga, alpukat ya kita jual alpukat," lanjut Bima.

Dia mengatakan sudah berjualan es warna-warni ini sejak 6 tahun silam. Awalnya ide berjualan itu untuk menyambut bulan puasa, sebab persis 2 bulan sebelum puasa, Bima membuka usaha tersebut.

Bima juga masih ingat, saat awal membuka usaha tersebut diawali dengan menjual 2 termos es atau setara dengan 80 porsi setiap harinya. Kini dia sudah berhasil menjual hingga 500 porsi es dalam sehari.

(FRI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement