IDXChannel - Harga minyak dunia melonjak pada Kamis (2/4/2026), sementara pasar saham di seluruh dunia bergerak bervariasi dalam perdagangan yang fluktuatif, seiring para pelaku pasar mempertimbangkan perkembangan dan pernyataan yang saling bertentangan terkait konflik di Iran.
Saham-saham Eropa memangkas kerugiannya, sementara beberapa indeks utama Wall Street dan harga obligasi Amerika Serikat (AS) kembali menguat menyusul kabar bahwa Iran sedang menyusun protokol bersama Oman untuk memantau lalu lintas di Selat Hormuz.
Namun, harga minyak dunia melonjak hampir 8 persen dan harga minyak mentah AS meroket lebih dari 11 persen sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam pidatonya, AS akan menghantam Iran dengan sangat keras dalam beberapa pekan mendatang dan mengembalikan Iran ke Zaman Batu, ke tempat yang seharusnya.
Di Wall Street, saham ditutup bervariasi dalam sesi perdagangan yang bergejolak pada hari terakhir pekan ini menjelang libur Jumat Agung.
Imbal hasil obligasi pemerintah melonjak karena ekspektasi bahwa lonjakan inflasi akan memaksa bank sentral menaikkan suku bunga, atau setidaknya mempertahankannya.