sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Didorong Pertumbuhan Kredit, KB Bank (BBKP) Catatkan Laba Bersih Rp66,59 Miliar di 2025

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
03/04/2026 07:32 WIB
BBKP atau KB Bank berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp66,59 miliar.
Didorong Pertumbuhan Kredit, KB Bank (BBKP) Catatkan Laba Bersih Rp66,59 Miliar di 2025. (Foto: Ilustrasi)
Didorong Pertumbuhan Kredit, KB Bank (BBKP) Catatkan Laba Bersih Rp66,59 Miliar di 2025. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel - PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp66,59 miliar, berbalik dari posisi rugi sebesar Rp6,33 triliun pada tahun 2024. 

Pencapaian ini menandai tonggak penting dalam perjalanan transformasi KB Bank menuju profitabilitas yang lebih berkelanjutan. Kinerja positif ini didorong oleh perbaikan fundamental bisnis yang tercermin dari peningkatan pendapatan bunga bersih serta penurunan signifikan biaya pencadangan.

Sepanjang tahun 2025, kinerja KB Bank menunjukkan perbaikan yang semakin solid, terutama didorong oleh penguatan kualitas aset dan stabilisasi fundamental bisnis. 

Hal ini tercermin dari penurunan rasio kredit berkualitas rendah (loan at risk) menjadi 20,31 persen dari 22,76 persen pada tahun sebelumnya.Sejalan dengan itu, KB Bank mencatatkan Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) sebesar Rp1,19 triliun, meningkat 3,40 persen dari Rp1,15 triliun pada tahun sebelumnya. Net Interest Margin (NIM) juga membaik menjadi 1,43 persen, mencerminkan perbaikan kualitas aset produktif serta pengelolaan biaya dana yang semakin efisien.

Dari sisi likuiditas, KB Bank terus menunjukkan penguatan yang berkelanjutan. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) membaik menjadi 91,07 persen dari 103,26 persen, mencerminkan struktur pendanaan yang terus mengarah kepada standar praktik perbankan yang lebih sehat dan seimbang. Hal ini turut didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), khususnya pada giro dan tabungan, yang memperkuat basis pendanaan berbiaya rendah.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement