AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Kisah Nunung Srimulat, Sebelum Sukses Ternyata Pernah Jadi Penjaga Makam

INSPIRATOR
Ahmad Haidir
Sabtu, 02 Oktober 2021 06:20 WIB
Komedian 58 tahun itu, bahkan pernah menawarkan jasa pembersih makam untuk menyambung hidup.
Kisah Nunung Srimulat, Sebelum Sukses Ternyata Pernah Jadi Penjaga Makam (FOTO:MNC Media)
Kisah Nunung Srimulat, Sebelum Sukses Ternyata Pernah Jadi Penjaga Makam (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Siapa sangka, dibalik kesuksesannya kini, ternyata Nunung Srimulat pernah menjalani masa sulit dalam hidup. 

Komedian 58 tahun itu, bahkan pernah menawarkan jasa pembersih makam untuk menyambung hidup. Mirisnya lagi, kegiatan tersebut dilakoni kala usianya masih 9 tahun. 

Sebelum namanya dikenal luas, Nunung mengaku berasal dari keluarga kurang mampu. Masa kecil kecil Nunung disinyalir tak seindah anak seusianya kala itu.  

Terlebih Ayah kandungnya jatuh sakit saat Nunung masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Sejak itu, sang ibu yang menggantikan peran ayahnya dalam menghidupi keluarganya. Melihat kondisi tersebut, Nunung lantas berinisiatif turut membantu ibundanya dalam mencari pemasukan. 

"Bahkan sampai menjadi penjaga makam? Ceritanya gimana?" tanya Gus Miftah. 

"Iya jadi dulu saya berasal dari keluarga yang bisa dibilang serba kekurangan ya, saya dari tujuh bersaudara. Bapak saya jatuh sakit, nggak kerja jadi ibu saya yang kerja cari makan," jawab Nunung. 

Pelawak kelahiran Solo ini lantas melihat peluang dari makam yang tepat berada di sebelah rumahnya. Tanpa pikir panjang, Nunung akhirnya melakoni pekerjaan bersih-bersih makam guna menambah pemasukan keluarganya. 

Kala itu, Nunung mengaku masih berusia 9 Tahun. Nunung juga menuturkan, upah hasil membersihkan makam diberikan kepada ibunya untuk kebutuhan membeli beras. 

"Di rumah saya itukan kebetulan disebelah ada makam gede. Nah waktu itu saya lihat, orang-orang nyari duit pada nyapu-nyapu, terus cabutin rumput, saya coba. Saya jalani ternyata memang dapat duit, dan duit itu bisa saya kasih ibu saya buat beli beras, itu umur 9 tahun saya jadi penjaga makam," jelas Nunung. 

"Sampai kadang-kadang maghrib ketiduran di makam sampai jam 19.00. Kadang-kadang sampai disusul ibu 'udah pulang, udah nggak ada yang dateng kalau udah malam' yaudah saya pulang. Pulang sekolah kadang siang, sore sampai malam. Apa lagi kalau mau puasa gitu kan banyak banget orang ziarah, nah itu benar-benar panen uang saya," imbuhnya.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD