Mulanya Tak Suka Perawatan, Berujung Bisnis Kosmetik
Siapa sangka, sosok di balik salah satu imperium kecantikan terbesar di Indonesia ini dulunya justru malas merawat diri. Perjalanan Martha Tilaar bermula dari sebuah salon yang dia buka di garasi setelah lulus dari akademi kecantikan.
Martha Tilaar lahir di Gombong, Kebumen, 4 September 1937, ketika Hindia Belanda masih berkuasa. Sejak kecil, dia lebih mirip anak laki-laki: cuek, tak peduli penampilan, dan tidak suka berdandan.
Sang ibu pun mengambil langkah tak biasa. Martha dititipkan kepada Titi Poerwosoenoe, seorang ahli kecantikan tradisional di Yogyakarta untuk belajar berdandan. Dari sanalah Martha mulai menyukai dunia kecantikan.
Selanjutnya, Martha menamatkan pendidikan di IKIP Jakarta dan sempat mengajar di sana selama tiga tahun. Setelah itu, dia boyong ke Amerika Serikat mengikuti suaminya, Dr. Henry A. Rudolf Tilaar.
Di sana, Martha melanjutkan kuliah di Academy of Beauty Culture, Indiana, lalu bekerja di Campes Beauty Salon. Begitu lulus, dia langsung membuka salon sendiri. Perjuangannya tentu tidak mudah.