AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Kisah Sukses Ducks Garage, Ahlinya Restorasi Motor Bebek Klasik

INSPIRATOR
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Sabtu, 17 September 2022 12:12 WIB
Kisah sukses Ducks Garage sebagai sebuah bengkel motor bebek klasik cukup menarik untuk dibahas kali ini
Kisah Sukses Ducks Garage, Ahlinya Restorasi Motor Bebek Klasik (Foto: MNC Media)
Kisah Sukses Ducks Garage, Ahlinya Restorasi Motor Bebek Klasik (Foto: MNC Media)

IDXChannel Kisah sukses Ducks Garage sebagai sebuah bengkel motor bebek klasik cukup menarik untuk dibahas kali ini. 

Sejarah motor bebek pertama kali muncul di daratan Eropa dan mulai masuk ke Indonesia dan dipasarkan pada 1960. Seiring berjalannya waktu, perkembangan motor bebek di Indonesia semakin pesat dan menghasilkan berbagai jenis motor bebek, seperti Honda C70 (Pitung), Honda Astrea, Suzuki Shogun, dan masih banyak lagi. 

Kisah Sukses Ducks Garage

Walaupun saat ini motor bebek cenderung sudah kurang diminati karena kehadiran berbagai jenis skuter matic yang praktis, beberapa masyarakat Indonesia masih memiliki minat terhadap motor bebek klasik. Ketertarikan tersebut datang bisa karena untuk bahan koleksi, maupun untuk digunakan sehari-hari. Kisah sukses Ducks Garage berawal dari situ.

Ducks Garage merupakan sebuah bengkel spesialis motor bebek klasik yang berada di Kota Bandung. Di balik kesuksesan berdirinya Ducks Garage, ada seorang anak muda yang memiliki minat yang besar dalam hal restorasi motor bebek klasik, yakni Kang Adit. 

Kang Adit mendirikan Ducks Garage pada 2012 yang didasari oleh hobinya dalam bidang otomotif. Berawal dari modal Rp350 ribu, Kang Adit melakukan restorasi terhadap sebuah motor bebek klasik dan menjualnya seharga Rp1,8 juta. Keuntungan yang didapatkan terus Ia putar untuk melakukan hobinya tersebut. 

Seiring berjalannya waktu, hobi Kang Adit justru menjadi sebuah prospek bisnis yang menguntungkan. Ia pun akhirnya menekuni jasa restorasi tersebut di garasi rumahnya dan semakin berkembang pesat.

Asal Usul Nama “Ducks Garage”

Sebenarnya, nama Ducks Garage, yang berarti Garasi Bebek, merupakan istilah yang dipakai untuk menunjukkan garasi rumahnya yang penuh dengan motor bebek. Saat mengembangkan bisnisnya, kakek Kang Adit, terheran-heran ketika mendapati garasi rumahnya dipenuhi dengan motor bebek yang sedang direstorasi. 

Kakek Kang Adit pun dengan spontan memprotesnya karena terkesan sangat berantakan dan sedikit menyindir dengan kalimat “kandang bebek”. Dari situlah, teman Kang Adit menyarankan bahwa kata “kandang bebek” tersebut merupakan nama yang cocok untuk bengkel milik Kang Adit. Ia akhirnya menamai bengkel restorasi motor jadul miliknya dengan nama Ducks Garage.

Itulah sepenggal kisah sukses Ducks Garage sebagai salah satu bengkel restorasi motor klasik yang dikenal banyak orang.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD