IDXChannel - Raksasa otomotif Stellantis melaporkan kerugian tahunan pertamanya sejak perusahaan didirikan.
Dilansir dari Detroit Free Press pada Jumat (27/2/2026), produsen mobil tersebut membukukan kerugian bersih sebesar USD26,3 miliar atau sekitar Rp440 triliun pada 2025.
Berdiri pada 2021, Stellantis metupakan hasil merger antara PSA Group dari Prancis dan Fiat Chrysler Automobiles asal Italia-Amerika Serikat (AS).
Stellantis membawahi 14 merek mobil, termasuk Chrysler, Jeep, Opel, Citroen, Peugeot, dan Fiat.
CEO Stellantis, Antonio Filosa, menyebut pasar kendaraan listrik (EV) yang buruk sebagai alasan perusahaan mengalami kerugian besar pada 2025.