AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Melirik Kekayaan Rusdi Kirana, Pemilik Lion Air dan Super Air Jet

INSPIRATOR
Nadya Kurnia-SEO
Senin, 05 September 2022 09:57 WIB
Kekayaan Rusdi Kirana bermuara dari gurita bisnis di sektor aviasi Indonesia, meskipun sang pengusaha memiliki lini bisnis lain.
Melirik Kekayaan Rusdi Kirana, Pemilik Lion Air dan Super Air Jet
Melirik Kekayaan Rusdi Kirana, Pemilik Lion Air dan Super Air Jet

IDXChannel—Seberapa banyak kekayaan Rusdi Kirana si pemilik Lion Air dan Super Air Jet? Meskipun Rusdi umumnya hanya dikenal dalam bidang penerbangan, perkiraan berapa jumlah hartanya sangat menarik untuk diulas. 

Sumber kekayaan Rusdi Kirana berasal dari sejumlah maskapai yang ia kelola, yakni Lion Air, Wings Air, Batik Air, Lion Bizjet, Malindo Air, dan Thai Lion Air. Rusdi memang hanya fokus pada satu industri, namun ia berhasil membangun bisnisnya cukup baik hingga semuanya bertahan hingga saat ini. 

Padahal sebelum memulai bisnis penerbangan, Rusdi dan kakaknya Kusnan Kirana adalah pengusaha biro perjalanan. 

Lantas bagaimana gambaran perhitungan kekayaannya? 

Kekayaan Rusdi Kirana, Hasil Pengelolaan Rentetan Maskapai

Rusdi Kirana membangun Lion Air bersama Kusnan Kirana, kakaknya, pada 1999. Lion Air adalah penerbangan budget-friendly pilihan banyak orang. Dari segi segmen penumpang saja, Rusi Kirana sudah sangat diuntungkan. Sebab banyak orang membutuhkan tiket pesawat murah, meskipun keberangkatan seringkali terlambat. 

Lion Air didirikan dengan modal US$10 juta yang jika dikonversikan ke rupiah mencapai Rp143 miliar sesuai dengan perkiraan kurs di atas Rp14.000/dollar. Armada pertama Lion Air saat itu adalah Boeing 737-300. 

Pada 2004, Lion Air berhasil menduduki urutan kedua dari segi jumlah penumpang. Setelah Lion Air, Rusdi mengembangkan layanan aviasi lain seperti Lion Parcel. 

Perkiraan jumlah kekayaan Rusdi Kirana dapat dilihat dari jumlah armada yang ia miliki. Pada 2021 saja, Lion Air menggelontorkan dana untuk Super Air Jet dan Flyindo Aviasi Nusantara sebesar Rp968 miliar. 

Sebelumnya, pada 2011 Lion Air dilaporkan memborong 230 pesawat Boeing dengan harga US$22,4 miliar. Belanja pesawat itu terus berlangsung hingga bertahun-tahun setelahnya. Pada 2013, Rusdi membeli 234 pesawat Airbus A320 dengan harga US$100 juta/unit. 

Lion Air kini memiliki 700 pesawat jenis ATR, Airbus, dan Boeing. Rute yang ditempuh Lion Air menghubungkan 36 kota di Indonesia. Pada rute luar negeri, penerbangan Lion Air mencapai Singapura, Penang, Kuala Lumpur, Ho Chi Minh, dan Seoul. 

Pada 2012, Rusdi tercatat dalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Pada 2019, harta kekayaan Rusi Kirana mencapai US$835 juta, atau setara dengan Rp11,3 triliun jika dikonversi dengan kurs di atas Rp14.000/dollar. 

Dari situlah sumber kekayaan Rusdi Kirana, si pemilik Lion Air dan Super Air Jet. Rusdi memang memiliki bisnis lain, dia mendirikan Harian Nasional dan membangun Lion Hotel. Namun sebagian besar berasal dari bisnis penerbangan yang dia kelola. (NKK)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD