AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Orang Terkaya Ketiga di Korsel, Harta Pemilik Coupang Bom Kim Tembus Rp160 Triliun

INSPIRATOR
Dimas Andhika
Sabtu, 13 Maret 2021 08:41 WIB
Perusahaan ini sekarang memiliki lebih dari 100 pusat pemenuhan di 30 kota dan kru yang terdiri dari 15.000 pengemudi tetap.
Orang Terkaya Ketiga di Korsel, Harta Pemilik Coupang Bom Kim Tembus Rp160 Triliun (FOTO:MNC Media)
Orang Terkaya Ketiga di Korsel, Harta Pemilik Coupang Bom Kim Tembus Rp160 Triliun (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - E-commerce asal Korea Selatan, Coupang, menjadi perusahaan rintisan paling bernilai di negaranya dan membuat pendirinya, Kim, menjadi orang terkaya ketiga di Korea Selatan setelah sahamnya meluncur di pencatatan perdana di Bursa Efek New York

Coupang didirikan pada tahun 2010 oleh Kim yang berpendidikan Harvard dengan model bisnis yang mirip dengan Groupon yang berbasis di Chicago. Coupang telah mengubah model bisnisnya menjadi Amazon atau Alibaba Korea Selatan. 

"Mereka mengambil pembelajaran global [dari Amazon dan Alibaba] dan hasilnya luar biasa,” kata Eric Kim, mitra pengelola perusahaan modal ventura Goodwater Capital, dilansir dari Forbes. 

Perusahaan ini sekarang memiliki lebih dari 100 pusat pemenuhan di 30 kota dan kru yang terdiri dari 15.000 pengemudi tetap. 

Itu memungkinkan Coupang menjamin pengiriman hari berikutnya untuk pesanan yang dilakukan sebelum tengah malam. Menurut perusahaan, 70% populasi Korea tinggal dalam jarak 7 mil dari pusat logistik Coupang. 

Coupang, yang saat ini hanya beroperasi di pasar Korea, telah berhasil di negara di mana hampir semua 52 juta warganya memiliki smartphone dengan koneksi internet berkecepatan tinggi. 

Didirikan pada tahun 2010 oleh Kim yang berpendidikan Harvard dengan model bisnis yang mirip dengan Groupon yang berbasis di Chicago, Coupang telah mengubah model bisnisnya menjadi Amazon atau Alibaba Korea Selatan.

(Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD