Perry kembali ke bank sentral pada 2009, di mana dia menjabat dua posisi hingga 2013. Yakni Asisten Gubernur untuk kebijakan moneter, makroprudensial, dan internasional, serta Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia.
Dia mulai menjabat sebagai deputi gubernur pada 2013 sampai 2018. Setelahnya, Perry diangkat menjadi Gubernur Bank Indonesia hingga 2023. Dia kembali dipercaya untuk menjabat sebagai gubernur pada periode 2023-2028.
Namun, dia mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto pada Minggu, 26 Juli 2026, dua tahun sebelum masa akhir jabatannya. Kabar ini disampaikan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi.
Sebagai tambahan informasi, Perry Warjiyo lahir pada 1959 di Sukoharo, dia mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada pada 1982. Lalu meneruskan studinya di Iowa State University untuk gelar master (1989) dan Ph.D. (1991).
Perry Warjiyo berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. Dia merupakan anak keenam dari sembilan bersaudara. Ayahnya dulu adalah seorang petani tembakau yang cukup sukses, tetapi usahanya bangkrut.