AALI
9625
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
790
ACST
169
ACST-R
0
ADES
7625
ADHI
825
ADMF
8075
ADMG
173
ADRO
2940
AGAR
324
AGII
2040
AGRO
730
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1060
AKSI
290
ALDO
845
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.55
-0.73%
-3.91
IHSG
6977.06
-0.56%
-39.00
LQ45
1003.56
-0.71%
-7.18
HSI
21999.91
-1.03%
-229.61
N225
26830.69
-0.15%
-40.58
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,799
Emas
868,113 / gram

Siapa Pemilik Maskapai Baru Super Air Jet? Ini Sosok di Baliknya

INSPIRATOR
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Selasa, 21 Juni 2022 13:56 WIB
Siapa pemilik maskapai baru Super Air Jet? Banyak orang belum mengetahui sosok di balik maskapai anyar di dunia aviasi Indonesia ini.
Siapa Pemilik Maskapai Baru Super Air Jet? Ini Sosok di Baliknya. (Foto: MNC Media)
Siapa Pemilik Maskapai Baru Super Air Jet? Ini Sosok di Baliknya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Siapa pemilik maskapai baru Super Air Jet? Banyak orang belum mengetahui sosok di balik maskapai anyar di dunia aviasi Indonesia ini. Kemunculan maskapai baru ini cukup membuat kaget lantaran perusahaan jasa penerbangan ini muncul justru di tengah masa pandemi di mana banyak perusahaan jasa penerbangan tengah berjuang untuk mempertahankan bisnisnya. 

Super Air Jet ini telah berdiri pada Maret 2021 dan diklaim telah memiliki kode penerbangan IU Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional serta SJV dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO.

Lalu, siapa pemilik maskapai baru Super Air Jet? Siapa sosok di balik maskapai teranyar ini? Yuk, simak ulasan IDXChannel berikut ini!

Siapa Pemilik Maskapai Baru Super Air Jet?

Perusahaan jasa penerbangan Super Air Jet mengumumkan pembukaan rute penerbangan baru mereka yakni Jakarta-Surabaya melalui Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Juanda sejak 10 November 2021. Maskapai ini menawarkan penerbangan dengan harga terjangkau yang dilakukan dengan frekuensi dua kali dalam sehari. 

Tak hanya itu, maskapai ini juga menawarkan kemudahan dalam pemeriksaan Covid-19 di jejaring mitra kerjasama dengan harga yang terjangkau yakni untuk Jakarta RT-PCR Rp195.000 dan antigen Rp35.000. Sementara, untuk Surabaya, kerjasama fasilitas kesehatan RT-PCR Rp225.000 dan RDT-Antigen Rp35.000. 

Dengan berbagai penawaran kemudahan dan harga yang terjangkau ini tentu saja memberikan peluang bagi Super Air Jet untuk semakin menarik minat pasar. Kehadiran Super Air Jet seakan memutus tren negatif industri penerbangan di masa pandemi.

Adapun dalam akta perusahaan yang terbit pada Mei 2021, mayoritas saham maskapai Super Air Jet dipegang oleh PT Kabin Kita Top sebesar 99,8% dengan kepemilikan saham sebanyak 998 lembar. Sisa saham  dikuasai oleh individu yakni Rudy Lumingkewas, Direktur Lion Air, dan Achmad Hasan, Direktur Perdagangan Lion Air Group. 

Kabin Kita Top merupakan perusahaan tertutup yang telah berdiri sejak Desember 2019. Berdasarkan informasi di akta perusahaan, nama Farian Kirana tercantum sebagai direktur dan Davin sebagai komisaris. 

Farian Kirana merupakan CEO Lion Parcel yang juga putra dari pendiri Lion Air, Rusdi Kirana. Berdasarkan laporan Debtwire, Super Air Jet juga mendapatkan dana dari pemilik Lion Air Group, Rusdi Kirana sebesar USD67,8 juta atau sekitar Rp968 miliar. 

Dari catatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Indonesia, Farian dan Davin menjadi pemilik Super Air Jet melalui PT Kabin Kita Top. PT Kabin Kita memegang kendali sebesar 99,8 persen dari maskapai Super Air Jet. Sementara itu, 0,1 persen sisanya dipegang oleh Rudy Lumingkewas dan Achmad Hasan.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD