AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Sosok Eko Yuli Irawan, Penggembala yang Naik Podium Olimpiade

INSPIRATOR
Akhmad Fajar Eka/SEO
Kamis, 04 Agustus 2022 14:16 WIB
Sosok Eko Yuli Irawan begitu menyita perhatian. Ia merupakan atlet angkat besi yang sukses naik podium Olimpiade Tokyo kemarin. 
Sosok Eko Yuli Irawan, Penggembala yang Naik Podium Olimpiade. (FOTO : MNC Media)
Sosok Eko Yuli Irawan, Penggembala yang Naik Podium Olimpiade. (FOTO : MNC Media)

IDXChannel - Sosok Eko Yuli Irawan begitu menyita perhatian. Ia merupakan atlet angkat besi yang sukses naik podium Olimpiade Tokyo kemarin. 

Sejak itu, nama Eko Yuli menjadi perbincangan terutama saat dirinya meraih perunggu pada ajang Olimpiade di London pada 2012 silam. Namun di balik kesuksesan dia meraih prestasi tersebut ada cerita perjuangan yang keras dalam menjadi atlet yang berprestasi seperti sekarang. 

Maka dari itu untuk mengenal lebih jauh sosok Eko Yuli Irawan, IDXChannel telah menghimpun dari berbagai sumber. 

Profil Eko Yuli Irawan 

Eko Yuli Irawan lahir pada tanggal 24 Juli 1989 di Lampung. Sejak kecil Eko sudah merasakan hidup yang pailit, karena pekerjaan orang tuanya yang memiliki pendapatan pas-pasan. Ayahnya Eko berprofesi sebagai tukang becak, sedangkan Ibunya berprofesi sebagai pedagang sayur keliling di kampung halamanya. 

Sementara itu, sosok Eko Yuli Irawan sejak kecil sudah berprofesi sebagai penggembala kambing milik orang lain. 

Perkenalan Eko dengan olahraga angkat besi bermula pada saat ia sedang menggembala kambing, pada saat itu ia melihat sejumlah orang sedang berlatih angkat besi di kampung halamanya. Kemudian, dia berkesempatan untuk menjajal olahraga besi,  tak lama kemudian ia mulai merasakan jatuh cinta pada olahraga tersebut.

Sebenarnya, orang tuanya sempat khawatir karena saat dia terus berlatih angkat besi bisa mengganggu pekerjaanya sebagai pengembala kambing. Yang mana kambing tersebut dan jika hilang Eko harus mengganti kepada pemiliknya.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD