AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Sumber Kekayaan Alexander Tedja, Bos Mall Tunjungan Plaza Surabaya

INSPIRATOR
Mohammad Yan Yusuf
Rabu, 20 April 2022 13:33 WIB
Sumber kekayaan Alexander Tedja sebagian berasal dari Mall yang tersebar di Jakarta dan Surabaya.
Sumber Kekayaan Alexander Tedja, Bos Mall Tunjungan Plaza Surabaya. (Foto : MNC Media)
Sumber Kekayaan Alexander Tedja, Bos Mall Tunjungan Plaza Surabaya. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Sumber kekayaan Alexander Tedja sebagian berasal dari Mall yang tersebar di Jakarta dan Surabaya.

Big bos dari Mall Tunjungan Plaza yang terbakar Rabu 14 April 2022 itu diketahui memiliki gurita bisnis. Total Rp 17,1 triliun menjadi bagian dari sumber kekayaan Alexander Tedja.

Karenanya tidak heran ia masuk dalam 50 besar orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Lalu apa saja sumber kekayaan Alexander Tedja. 

Alexander Tedja diketahui bos dari PT Pakuwon Jati Tbk. Unit usaha mereka kebanyakan berada di beberapa Mall di Indonesia. Seperti Mall Blok M, Mall Gandaria City hingga Pakuwon Mall serta Tunjungan Plaza. 

Dilansir dari laman resmi Pakuwon Jati, Alexander lahir di Medan, 22 September 1945. Dirinya diketahui memulai karir di bidang perfilman dengan PT ISAE Film sejak 1972, PT Pan Asiatic Film sejak 1991, dan PT Menara Mitra Cinema Corp. sejak 1977. 

Tahun 1982, Pakuwon Jati menjadi perusahaan pengembang real estate dan Mall. 

Mereka awalnya membeli sebidang tanah di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya dan memulai proyek Plaza Tunjungan I.

Kawasan itu berkembang setelah Tunjungan Plaza II dan III dibangun bersama Sheraton Surabaya Hotel dan Tower, Menara Mandiri, Kondominium Regensi hingga Plaza Tunjungan IV. Secara bertahap, proyek ini menjadi superblok pertama di kota Surabaya, superblok Tunjungan City.

Di tahun 1994, Pakuwon City mulai dibangung sebagai salah satu kawasan hunian di Surabaya. 13 tahun setelahnya, atau di tahun 2007, Alexandre memperluas bisnis propertinya ke Jakarta dengan mengakuisisi 83,3% saham PT Artisan Wahyu, pengembang superblok Gandaria City, Jakarta.

Setelahnya, Pakuwon Group kembali membangun Kota Kasablanka yang berada di daerah perluasan Rasuna Said, Kuningan, yang juga termasuk Central Business District (CBD) Jakarta dan membangun properti multifungsi di atas lahan seluas 4,2 hektar di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Disisi lain, PT Pakuwon Permai, anak dari PT Pakuwon Jati mengembangkan superblok Supermal Pakuwon Indah, pusat belanja Royal Plaza (keduanya di Surabaya), pusat belanja Blok M Plaza, dan apartemen servis Somerset Berlian (keduanya di Jakarta).

Itulah sumber kekayaan Alexander Tedja yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan menambah motivasi Anda. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD