AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Tak Menyangka Jadi Wamen, Ini Suka dan Duka Angela Tanoesoedibjo

INSPIRATOR
Siska Permata Sari/iNews
Senin, 08 November 2021 06:53 WIB
Angela Tanoesoedibjo mengaku tidak pernah menyangka bisa mengisi posisi sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf).
Tak Menyangka Jadi Wamen, Ini Suka dan Duka Angela Tanoesoedibjo. (Foto: MNC Media)
Tak Menyangka Jadi Wamen, Ini Suka dan Duka Angela Tanoesoedibjo. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Angela Tanoesoedibjo mengaku tidak pernah menyangka bisa mengisi posisi sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf). Dia mengatakan, segalanya berjalan cepat dan mulanya tidak mudah.

Hal tersebut diceritakannya dalam tayangan The Famous di RCTI+. Dia mengenang momen-momen pertama ketika ditunjuk sebagai Wamenparekraf, di mana sebelumnya dia banyak bekerja di sektor swasta.

“Awalnya sangat cepat sekali. Saya enggak nyangka, enggak pernah punya pikiran masuk ke dunia politik,” kata Angela Tanoesoedibjo dalam tayangan ‘Spesial HUT MNC Group: The Famous: Independent Woman’ di RCTI+, Minggu (7/11/2021).

Dia menjelasnya, mulanya sulit. Terlebih ditambah adanya tantangan dengan datangnya pandemi Covid-19 yang menghantam sektor pariwisata. “Memang pengalaman yang sangat sangat sulit, tetapi sangat sangat bermakna. Karena ini mendorong saya untuk belajar lebih banyak lagi dan lebih maju lagi,” ujarnya.

Tantangan lainnya yang dihadapi juga yaitu membagi waktu antara pekerjaan dan menjadi seorang istri sekaligus ibu. Meski begitu, bagi dia, tidak sulit untuk memilih untuk menjadi ibu atau berkarier, sebab perempuan bisa melakoni dua hal itu sekaligus.

“Kalau buat saya hari ini tidak sulit untuk memilih menjadi ibu sekaligus menjadi seorang pekerja. Enggak sulit memilih karena dari awal memang saya bekerja itu kan clear, ya (tujuannya bekerja),” kata Angela.

Terlebih, jika pekerjaan itu tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, melainkan juga untuk banyak orang.

“Selama segala sesuatu yang di rumah juga tidak terbengkalai, kita juga terus memonitor tumbuh kembang anak, dan suami juga mendukung. Jadi, selama kita masih diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk melakukan hal tersebut, dan kita bisa melakukannya, kenapa tidak?” ujarnya lagi.

Sebagai seorang perempuan yang mandiri, Angela Tanoesoedibjo mempunyai arti tersendiri tentang perempuan independen. “Buat saya wanita independen adalah wanita yang yakin pada dirinya dan betul-betul berjalan sesuai dengan jalur hidupnya yang dia percaya itu jalan terbaik untuk dia, tanpa menyesalinya.” (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD