sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

70 Emiten Belum Sampaikan Lapkeu Interim per Juni 2026, BEI Berikan SP3 hingga Denda Rp150 Juta

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
13/10/2026 06:00 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, sebanyak 70 perusahaan tercatat belum menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026.
70 Emiten Belum Sampaikan Lapkeu Interim per Juni 2026, BEI Berikan SP3 hingga Denda Rp150 Juta. (Foto Istimewa)
70 Emiten Belum Sampaikan Lapkeu Interim per Juni 2026, BEI Berikan SP3 hingga Denda Rp150 Juta. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, sebanyak 70 perusahaan tercatat belum menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026 yang tidak Ditelaah Secara Terbatas dan tidak Diaudit oleh Akuntan Publik pada 29-30 September 2026. Sehingga, bursa mengenakan Peringatan Tertulis I-III (SP1-SP3) serta denda Rp50-Rp150 juta kepada emiten-emiten tersebut.

Dilansir dari pengumuman BEI, Selasa (13/10/2026), sebanyak 62 Perusahaan Tercatat di Papan Utama, Pengembangan, dan Ekonomi Baru belum menyampaikan Laporan Keuangan yang tidak disertai laporan Akuntan Publik hingga 29 September 2026, dikenakan Peringatan Tertulis III dan Denda sebesar Rp150 juta.

Sebanyak dua Perusahaan Tercatat di Papan Akselerasi belum menyampaikan Laporan Keuangan yang tidak disertai laporan Akuntan Publik hingga 30 September 2026, dikenakan Peringatan Tertulis II.

Selanjutnya, dua Perusahaan Tercatat belum menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026 yang ditelaah secara terbatas oleh Akuntan Publik hingga 30 September 2026, dikenakan Peringatan Tertulis II dan Denda sebesar Rp50 juta.

Kemudian, sebanyak empat Perusahaan Tercatat belum menyampaikan Laporan Keuangan per 30 Juni 2026 yang diaudit oleh Akuntan Publik hingga 30 September 2026, dikenakan Peringatan Tertulis I.

Sebagai informasi, jumlah emiten yang belum menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026 mengalami penurunan dari sebelumnya 106 emiten pada 26 Agustus 2026.

Berikut ini daftar perusahaan tercatat di Papan Utama, Pengembangan, dan Ekonomi Baru yang hingga 29 September 2026 belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 Juni 2026:

1. ALTO - PT Tri Banyan Tirta Tbk
2. ARKA - PT Arkha Jayanti Persada Tbk
3. ARMY - PT Armidian Karyatama Tbk
4. ARTI - PT Ratu Prabu Energi Tbk
5. BEBS - PT Berkah Beton Sadaya Tbk
6. BHAT - PT Bhakti Multi Artha Tbk
7. BIKA - PT Binakarya Jaya Abadi Tbk
8. BOSS - PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk
9. BTEL - PT Bakrie Telecom Tbk
10. CBMF - PT Cahaya Bintang Medan Tbk
11. COAL - PT Black Diamond Resources Tbk
12. COWL - PT Cowell Development Tbk
13. CPRI - PT Capri Nusa Satu Properti Tbk
14. DEAL - PT Dewata Freightinternational Tbk
15. DUCK - PT Jaya Bersama Indo Tbk
16. ENVY - PT Envy Technologies Indonesia Tbk
17. ETWA - PT Eterindo Wahanatama Tbk
18. GAMA - PT Aksara Global Development Tbk
19. GOLL - PT Golden Plantation Tbk
20. HITS - PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk
21. HKMU - PT HK Metals Utama Tbk
22. HOME - PT Hotel Mandarine Regency Tbk
23. HOTL - PT Saraswati Griya Lestari Tbk
24. INCF - PT Indo Komoditi Korpora Tbk
25. INDX - PT Tanah Laut Tbk
26. IPPE - PT Indo Pureco Pratama Tbk
27. JMAS - PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi 28. JSKY - PT Sky Energy Indonesia Tbk
29. KAYU - PT Darmi Bersaudara Tbk
30. KBRI - PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk
31. LCGP - PT Eureka Prima Jakarta Tbk
32. LCKM - PT LCK Global Kedaton Tbk
33. LMAS - PT Limas Indonesia Makmur Tbk
34. MABA - PT Marga Abhinaya Abadi Tbk
35. MAGP - PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk
36. MREI - PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk
37. MTRA - PT Mitra Pemuda Tbk
38. NUSA - PT Sinergi Megah Internusa Tbk
39. PLAS - PT Polaris Investama Tbk
40. PMMP - PT Panca Mitra Multiperdana Tbk
41. POOL - PT Pool Advista Indonesia Tbk
42. PTDU - PT Djasa Ubersakti Tbk
43. PURE - PT Trinitan Metals and Minerals Tbk
44. RAFI - PT Sari Kreasi Boga Tbk
45. RIMO - PT Rimo International Lestari Tbk
46. SBAT - PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk
47. SIMA - PT Siwani Makmur Tbk
48. SKYB - PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk
49. SRIL - PT Sri Rejeki Isman Tbk
50. SUGI - PT Sugih Energy Tbk
51. SWAT - PT Sriwahana Adityakarta Tbk
52. TAYS - PT Jaya Swarasa Agung Tbk
53. TDPM - PT Tianrong Chemicals Industry Tbk
54. TECH - PT Indosterling Technomedia Tbk
55. TELE - PT Omni Inovasi Indonesia Tbk
56. TGRA - PT Terregra Asia Energy Tbk
57. TOPS - PT Totalindo Eka Persada Tbk
58. TOYS - PT Sunindo Adipersada Tbk
59. TRAM - PT Trada Alam Minera Tbk
60. TRIL - PT Triwira Insanlestari Tbk
61. UNIT - PT Nusantara Inti Corpora Tbk
62. ZBRA - PT Dosni Roha Indonesia Tbk.

Daftar Perusahaan Tercatat di Papan Akselerasi yang hingga tanggal 30 September 2026 Belum Menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026 yang Tidak Disertai Laporan Akuntan Publik:

1. MENN - PT Menn Teknologi Indonesia Tbk
2. SOUL - PT Mitra Tirta Buwana Tbk

Daftar Perusahaan Tercatat yang hingga tanggal 30 September 2026 Belum Menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026 yang Ditelaah Secara Terbatas oleh Akuntan Publik:

1. INRU - PT Toba Pulp Lestari Tbk
2. PGAS - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk

Daftar Perusahaan Tercatat yang hingga 30 September 2026 Belum Menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026 yang Diaudit oleh Akuntan Publik:

1. APIC - PT Pacific Strategic Financial Tbk
2. DPNS - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk
3. NATO - PT Surya Permata Andalan Tbk
4. NINE - PT Techno9 Indonesia Tbk.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement