sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

AADI Buka Suara soal Pengumuman Forced Delisting yang Bikin Heboh, Bukan dari Perseroan

Market news editor Aldo Fernando
26/09/2026 18:12 WIB
Pengumuman tersebut sontak membuat heboh investor ritel karena mencantumkan tanggal efektif delisting pada 26 September 2026.
AADI Buka Suara soal Pengumuman Forced Delisting yang Bikin Heboh, Bukan dari Perseroan
AADI Buka Suara soal Pengumuman Forced Delisting yang Bikin Heboh, Bukan dari Perseroan

Kemunculan dokumen tersebut kemudian memicu kehebohan di kalangan investor dan pengguna media sosial, terutama karena istilah forced delisting dan go private yang tercantum di dalam dokumen.

Di tengah kehebohan tersebut, memang terdapat informasi resmi dari BEI mengenai kegiatan pengujian website. Dalam pemberitahuan kepada pengunjung situs BEI, Bursa menyatakan tengah melakukan pengujian website mulai Jumat, 25 September 2026 pukul 18.00 WIB hingga Sabtu, 26 September 2026 pukul 20.00 WIB.

Pengujian tersebut mencakup sejumlah halaman di website BEI, antara lain beranda, data pasar, data saham, data structured warrant, ETF, hingga berbagai halaman Perusahaan Tercatat, termasuk aktivitas pencatatan, aksi korporasi, profil perusahaan, laporan keuangan dan tahunan, serta keterbukaan informasi.

Adanya pengumuman resmi mengenai pengujian website tersebut menjadi salah satu konteks yang relevan dengan munculnya dokumen AADI bernomor TEST.AADI.001. Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan spesifik dari BEI yang mengonfirmasi bahwa dokumen forced delisting AADI tersebut merupakan bagian dari kegiatan testing.

Ray pun menduga kehebohan yang terjadi kemungkinan berkaitan dengan pengujian sistem tersebut.

“Sepertinya kehebohan ini terjadi karena testing sistem. Kita perlu sama-sama menenangkan investor/masyarakat,” ujar Ray.

(Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement