Menurutnya, restrukturisasi juga diarahkan untuk membentuk struktur bisnis yang lebih fokus pada bisnis inti konstruksi dan mengoptimalkan potensi pertumbuhan pada sektor tersebut.
“Proses ini dilakukan dengan pendekatan yang terukur dengan fokus utama pada penyehatan usaha, penguatan bisnis inti konstruksi, serta membangun struktur bisnis dan keuangan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Perseroan juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan, untuk memastikan setiap langkah ditempuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Siswanto.
Ke depan, kata dia, ADHI akan melanjutkan rangkaian transformasi dengan tetap menjaga keberlangsungan operasional dan kualitas bisnis. Penguatan bisnis inti, penataan keuangan, serta restrukturisasi diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perseroan untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan pertumbuhan yang lebih sehat dalam jangka panjang.
(Dhera Arizona)