IDXChannel — Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai menjadi salah satu faktor dalam upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing industri manufaktur Indonesia.
Penerapan teknologi ini tidak hanya berpotensi menekan biaya operasional, tetapi juga membuka peluang inovasi produk serta penciptaan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Penerapan AI pada industri manufaktur kini bergeser menjadi pemanfaatan teknologi untuk keberlangsungan kegiatan operasional dan pengembangan perusahaan. Mulai dari sisi ekonomi, penggunaan teknologi tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan dalam berinovasi.
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI, Muhammad Neil El Himam mengatakan, AI memberikan peluang bagi Indonesia untuk menciptakan sumber nilai tambah baru.
“AI membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menciptakan nilai tambah baru, tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mendorong inovasi produk dan lahirnya talenta digital. Transformasi menuju industri berbasis AI akan berjalan optimal jika pemerintah, pelaku usaha, dan ekosistem kreatif bergerak bersama” kata Neil dikutip Rabu (14/10/2026).