Dia menambahkan, manfaat AI tidak terbatas pada peningkatan efisiensi produksi, tetapi juga mencakup pengembangan produk inovatif dan penciptaan talenta digital. Namun, upaya menuju industri berbasis AI membutuhkan keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, dan ekosistem kreatif.
Kolaborasi tersebut menjadi penting agar pemanfaatan teknologi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan industri serta mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Di sisi lain, percepatan digitalisasi manufaktur juga perlu diimbangi dengan penguatan keamanan siber.
Karena itu, keamanan siber perlu menjadi bagian dari perencanaan transformasi digital sejak awal.
Perlindungan sistem dan data diperlukan untuk menjaga keberlangsungan Melalui Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi serta merumuskan langkah strategis untuk mempercepat penerapan AI dan teknologi digital di sektor manufaktur.
Keberhasilan transformasi industri berbasis AI pada akhirnya ditentukan oleh kemampuan perusahaan memanfaatkannya secara efektif, kesiapan sumber daya manusia, keamanan sistem, dan dukungan ekosistem industri.
(Birru Aisyah Shabrina)