Sementara itu, pada bisnis kimia dasar, AKR mendistribusikan berbagai produk dari prinsipal seperti Asahimas Chemical dan pemasok global lainnya. Bisnis tersebut didukung jaringan infrastruktur dan rantai pasok terintegrasi yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Prioritas kedua adalah mendorong pengembangan dan monetisasi JIIPE sebagai kawasan industri dan pelabuhan yang terintegrasi. Menurut Haryanto, bertambahnya tenant akan meningkatkan aktivitas pelabuhan sekaligus menciptakan permintaan jangka panjang terhadap layanan kawasan, termasuk utilitas, energi, dan air.
"Arus kas dari monetisasi lahan akan mendukung pengembangan utilitas yang dibutuhkan secara bertahap, sehingga tidak akan me-leverage neraca keuangan secara signifikan," ujarnya.
JIIPE telah menarik sejumlah investor domestik maupun internasional. Beberapa tenant yang telah berada di kawasan tersebut antara lain PT Freeport Indonesia, PT Hailiang dari China, PT Shin Yi Group, PT Antam, serta Bank Indonesia.
Adapun prioritas ketiga adalah mengembangkan sumber pertumbuhan baru melalui perluasan layanan energi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dan perkembangan pasar.