Perusahaan infrastruktur logistik dan distribusi kimia serta BBM itu membukukan laba bersih Rp1,43 triliun atau setara Rp71,27 per saham. Dengan begitu, payout ratio mencapai 68,8 persen dari total laba paruh pertama 2026.
Posisi keuangan AKRA sejauh ini cukup kuat. Per 30 Juni, posisi kas dan setara kas mencapai Rp8,9 triliun. Sementara saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp10,6 triliun.
Harga saham AKRA ditutup melemah pada perdagangan sore ini. Harganya turun 5,05 persen ke Rp1.410, mencerminkan yield untuk dividen interim sekitar 3,5 persen.
Berikut jadwal pembagian dividen interim AKRA:
1. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 31 Juli 2026
2. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 3 Agustus 2026
3. Cum Dividen di Pasar Tunai : 4 Agustus 2026
4. Ex Dividen di Pasar Tunai : 5 Agustus 2026
5. Pembayaran Dividen : 14 Agustus 2026
(Rahmat Fiansyah)