IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti rendahnya tingkat literasi masyarakat terhadap dana pensiun.
Berdasarkan survei OJK, tingkat literasi dana pensiun baru mencapai 22 persen, jauh di bawah tingkat literasi keuangan nasional yang telah mencapai 69 persen.
"Kalau OJK ini bikin satu survei tentang literasi dan inklusi di masing-masing sektor, kalau secara nasional, literasi keuangan secara nasional itu sudah 69 persen. Artinya kalau dari 100 orang yang kita tanya, ya 70 udah ngerti lah," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam acara Kickoff Bulan Dana Pensiun 2026, Minggu (6/9/2026).
Menurut Friderica, salah satu pekerjaan rumah OJK bersama industri dana pensiun adalah meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan dana pensiun sejak dini.
Dia menilai sebagian masyarakat sebenarnya telah memahami pentingnya memiliki persiapan finansial untuk masa pensiun. Namun, pengetahuan tersebut belum banyak diterjemahkan menjadi tindakan nyata.