Dalam prospektus rencana PMHMETD IV, Rabu (4/11/2026) Ultrajaya menyebutkan bahwa sekitar 86,01 persen dana yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut akan dialokasikan untuk mengambil alih 100 persen saham FFI. Nilainya mencapai Rp14,57 triliun, mencakup seluruh 24.440 saham FFI yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
Sementara itu, sisa dana rights issue akan digunakan sebagai modal kerja perseroan, termasuk untuk membiayai kebutuhan bahan langsung, upah langsung, pemeliharaan dan perbaikan, serta beban listrik.
Dalam pelaksanaannya, FCIH akan menerima pengalihan sebanyak 5,29 miliar hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Seluruh HMETD tersebut akan dilaksanakan dengan menyetorkan 19.084 saham FFI atau setara 78,09 persen dari modal ditempatkan dan disetor FFI.
Selanjutnya, BWG akan menerima pengalihan 1,15 miliar HMETD yang akan dilaksanakan melalui penyetoran 4.134 saham FFI atau setara 16,91 persen kepemilikan.
Adapun BWI akan menerima pengalihan 338,84 juta HMETD dan menyetorkannya dengan 1.222 saham FFI, yang mewakili 5 persen dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan tersebut.