Tren pergeseran preferensi masyarakat dari mobile data ke WiFi rumah (Fixed Broadband) yang melonjak signifikan menjadi 28,43 persen membuka peluang besar bagi penjualan perangkat Fiber to the Home (FTTH) seperti OLT, ONT, router, dan switch.
Dominasi Pulau Jawa dengan tingkat penetrasi 84,69 persen menjadi pasar awal yang matang, namun kesenjangan akses di wilayah luar Jawa menunjukkan adanya ruang pertumbuhan jangka panjang bagi operator dan internet service provider (ISP) yang menjadi target pelanggan utama perseroan.
Dengan menyediakan perangkat berkualitas serta dukungan teknis dan layanan purna jual (value-added services), perseroan dapat mengoptimalkan pendapatan baik dari margin distribusi maupun loyalitas pelanggan di tengah masifnya adopsi teknologi digital nasional.
Potensi pasar bagi perseroan sangat terbuka lebar mengingat layanan Fixed Broadband Internet menjadi produk unggulan ISP dengan porsi dominan sebesar 78 persen, yang secara langsung meningkatkan permintaan akan perangkat infrastruktur jaringan tetap.