Pada periode yang sama, Alibaba mencatat arus kas bebas negatif sebesar USD6,6 miliar. Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan investasi perusahaan untuk proyek AI dan infrastruktur komputasi.
Alibaba juga semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain AI global melalui pengembangan Qwen. Model AI unggulan tersebut disebut menjadi keluarga model AI paling populer di dunia pada tahun ini.
Sebagai salah satu perusahaan e-commerce terbesar China sekaligus pemimpin pasar komputasi awan domestik, Alibaba menjadi salah satu perusahaan yang paling agresif berinvestasi di bidang AI. Perusahaan mengalokasikan modal untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengembangan chip dan pusat data hingga pengembangan large language model (LLM).
(Rahmat Fiansyah)