Andry menggenggam 39,6 juta saham SOTS atau 3,96 persen dari total saham beredar atau setara Rp36 miliar. Kepemilikan Andry di SOTS masih di bawah sejumlah nama investor individu lain seperti Vonny Kristiani dan Jon Fieris.
Selain tiga saham di atas, nama Andry juga sempat muncul sebagai pemegang saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), emiten properti milik taipan Hermanto Tanoko. Andry memiliki 9,47 juta saham RISE.
Andry selama ini dikenal sebagai investor yang menanamkan modal di saham-saham konglo. Salah satu saham konglo multibagger yang dimilikinya adalah PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) milik Agung Sedayu Group.
Namun, sejak akhir 2025, Andry mengaku telah mengubah gaya berinvestasi dengan melakukan diversifikasi ke saham-saham blue chip yang memberikan dividen. Namun, dia tetap menyisakan sebagian modalnya untuk membeli saham konglo demi mencari capital gain.
"Jadi sekarang saya sudah mulai main aman. Sebagian saya taruh di blue chip buat anchor, jangkarnya. Jadi kalau ada ombak, kapal saya enggak bergerak karena kapal saya sudah ada jangkarnya di blue chip. Buat cari uang yang banyaknya, saya carinya di saham-saham konglo ini," katanya dalam podcast The Fundamentals IDX Channel, beberapa waktu lalu.