Kondisi tersebut menjaga kinerja penjualan emas Antam tetap solid sekaligus memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kinerja perseroan.
Kendati demikian, Antam juga dihadapkan pada persoalan terbatasnya suplai emas. Sepanjang 2025, Antam hanya memproduksi 743 kg emas atau setara dengan 23,9 ribu oz, turun dibandingkan 2024 sebesar 1.019 kg. Sementara produksi perak juga turun dari 6.393 kg menjadi 4.578 kg.
Dengan begitu, hampir lebih dari separuh penjualan perak Antam berasal dari produksi sendiri. Sementara sebagian besar emas Antam bukan dari tambang milik perseroan. Saat ini, Antam hanya memperoleh emas dari tambang Pongkor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
(Rahmat Fiansyah)