IDXChannel - Harga emas dunia cenderung stabil pada Selasa (17/3/2026), seiring pelaku pasar memantau eskalasi konflik Iran dan menanti keputusan kebijakan dari Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS).
Emas spot nyaris tidak berubah di level USD5.005,45 per troy ons.
Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, menyebut pasar emas saat ini mencerminkan tarik-menarik antara permintaan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik dan tekanan negatif dari inflasi.
“Saya pikir emas kemungkinan akan mencetak rekor tertinggi baru, tetapi tidak dalam waktu dekat. Tenaga bullish tampaknya mulai habis,” ujarnya, seperti dikutip Reuters.
Emas dikenal sebagai aset aman saat ketidakpastian dan inflasi meningkat, namun menjadi kurang menarik dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.
Perang antara AS dan Israel melawan Iran yang kini memasuki pekan ketiga telah mengganggu perdagangan energi secara signifikan serta memicu kekhawatiran lonjakan inflasi.