Di samping fokus pada penjualan domestik, Antam juga berupaya mengedepankan kualitas, keamanan, serta kemudahan akses, sehingga tetap menjadi top of mind masyarakat.
"Kepercayaan inilah yang mendorong pertumbuhan positif penjualan emas Antam di kuartal I-2025, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar di tengah dinamika industri," katanya.
Syarif menambahkan, perseroan juga berinovasi memberikan kemudahan kepada konsumen untuk mengakses logam mulia. Pada 18 Maret 2025, Antam resmi meluncurkan aplikasi ANTAM Logam Mulia, sebuah platform digital yang memungkinkan transaksi emas fisik secara lebih aman dan praktis.
Selain itu, inovasi produk juga dilakukan pada kuartal I-2025 dengan meluncurkan emas tematik edisi khusus menyambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan tema Tahun Ular Kayu. Produk ini hadir dalam bentuk emas batangan (8 gram dan 88 gram) dan gift series (0,5 gram dan 1 gram).
Dari sisi hulu, untuk mendukung operasional bisnis emas, Antam juga menandatangani perjanjian jual beli lahan dengan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur. Dengan lokasi yang dekat dengan fasilitas pemurnian emas PTFI, Antam berencana mengembangkan fasilitas pengolahan logam mulia dengan membangun pabrik manufaktur.
(Rahmat Fiansyah)