Secara teknis, Tuntun AI berfokus pada kemampuan analitik dan sintesis bahasa dengan enam keunggulan, yaitu akses bebas biaya, real-time market data, contextual market intelligence, individual stock analysis, portfolio health-check serta sector insight.
"Teknologi ini hadir untuk memperkuat literasi dan kerangka berpikir, bukan mengambil alih kendali nasabah. Tuntun AI dirancang murni sebagai alat bantu berpikir. Investor tetap memegang kendali penuh dan menjadi pengambil keputusan utama atas dana mereka," ujar Ricki.
Bagi Ricki, hadirnya Tuntun AI merupakan wujud nyata komitmen Tuntun Sekuritas dalam mendorong literasi dan inklusi pasar modal melalui inovasi teknologi.
Dengan menyajikan riset dan analisis setara profesional yang kini bisa diakses secara luas, Tuntun Sekuritas mendemokratisasi akses informasi bagi seluruh kalangan investor di Indonesia.
"Kami percaya bahwa ke depan, pendampingan investasi berbasis Generative AI akan menjadi standar baru di industri sekuritas nasional. Tuntun AI menjadi langkah awal Tuntun Sekuritas dalam membangun pengalaman investasi yang lebih cerdas dan adaptif di masa depan," ujar Ricki.
(taufan sukma)