IDXChannel - Produsen keramik, PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) bakal membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp330 miliar untuk tahun buku 2025. Jumlah tersebut setara dengan Rp45 per saham, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun buku 2024 yang sebesar Rp43 per saham.
Pada penutupan perdagangan sore ini, harga saham ARNA berakhir menguat 0,94 persen di level Rp535 dengan nilai kapitalisasi pasar Rp3,93 triliun. Dengan demikian, dividend yield-nya mencapai 8,4 persen.
Keputusan pembagian dividen tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan di pabrik 2 (plant 2) ARNA Cikande, Serang, Banten, pada Rabu (8/4/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Komisaris Utama ARNA, Marsetio.
Sepanjang tahun lalu, ARNA mencatatkan laba bersih sebesar Rp400,5 miliar. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen untuk tahun buku 2025 mencapai 82,5 persen dari total laba bersih.
"Sisa laba bersih sebesar Rp70,1 miliar akan ditambahkan pada laba ditahan," kata manajemen ARNA dikutip Jumat (10/4/2026).
Pada 2025, ARNA membukukan penjualan neto Rp2,91 triliun, tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,63 triliun. Kendati demikian, laba kotor tergerus 2,2 persen menjadi Rp884 miliar, imbas dari kenaikan biaya produksi.
Hingga 31 Desember 2025, ekuitas ARNA mencapai Rp1,89 triliun. Sementara itu, saldo laba perseroan mencapai Rp1,98 triliun.
ARNA saat ini mengoperasikan lima pabrik yang tersebar di Serang dan Tangerang (Banten), Gresik dan Mojokerto (Jawa Timur), serta Ogan Ilir (Sumatera Selatan). Selain itu, penjualan juga didukung oleh 56 sub distributor dan lebih dari 40 ribu toko.
Hingga akhir 2025, ARNA memiliki kapasitas terpasang 68,77 juta m2 dengan utilitas 97 persen, naik dibandingkan 2024 yang sebesar 92 persen. Produksi mencapai 63,54 juta m2, tumbuh 2,3 persen secara tahunan.
(Rahmat Fiansyah)