Sesuai aturan, dividen dikenakan pajak final sebesar 10 persen yang ditanggung pemegang saham. Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi investor yang melakukan reinvestasi dividen selama tiga tahun.
Pada 2025, ARNA yang memiliki merek Arwana Ceramics meraih penjualan neto Rp2,91 triliun, tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,63 triliun. Kendati demikian, laba kotor tergerus 2,2 persen menjadi Rp884 miliar, imbas dari kenaikan biaya produksi, terutama beban pabrikasi seperti gas alam.
Hingga 31 Desember 2025, ekuitas ARNA mencapai Rp1,89 triliun. Sementara itu, saldo laba perseroan mencapai Rp1,98 triliun.
Berikut jadwal pembagian dividen yang diumumkan manajemen:
1. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 16 April 2026
2. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 17 April 2026
3. Cum Dividen di Pasar Tunai : 20 April 2026
4. Ex Dividen di Pasar Tunai : 21 April 2026
5. Pembayaran Dividen : 28 April 2026
(Rahmat Fiansyah)