IDXChannel - PT Astra International Tbk (ASII) kembali mengumumkan pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai Rp8 triliun.
Rencana ini akan dimintai persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juli 2026.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (10/6/2026) perseroan menjelaskan, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor.
Astra memastikan, porsi saham yang beredar di publik (free float) tetap memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia, yakni tidak kurang dari 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah pelaksanaan buyback.
Apabila memperoleh persetujuan pemegang saham, program buyback akan dilaksanakan dalam periode 20 Juli 2026 hingga 16 Juli 2027.
Perseroan menegaskan, seluruh dana untuk pelaksanaan buyback akan berasal dari kas internal perusahaan dan tidak bersumber dari pinjaman maupun dana hasil penawaran umum.
Aksi korporasi tersebut tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kondisi keuangan maupun kegiatan operasional perseroan.
Setelah periode buyback berakhir, saham yang diperoleh akan dicatat sebagai saham treasuri. Perseroan juga membuka peluang untuk melakukan pengalihan atas saham hasil pembelian kembali tersebut.
Hingga Rabu (10/6/2026), saham ASII menguat 0,64 persen ke Rp4.700 setelah rebound 7,11 persen pada perdagangan sebelumnya. Dalam sepekan, saham ASII masih koreksi 4,08 persen dan turun 19,31 persen.
(DESI ANGRIANI)