AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Astra (ASII) Siap Kuasai 49,56 Persen Bank Jasa Jakarta

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Sabtu, 06 Agustus 2022 03:30 WIB
ASII melalui anak usahanya, PT Sedaya Multi Investama (SMI), akan mengeksekusi pengambilalihan saham PT Bank Jasa Jakarta (BJJ) sebagai bagian dari ekspansi.
Astra (ASII) Siap Kuasai 49,56 Persen Bank Jasa Jakarta
Astra (ASII) Siap Kuasai 49,56 Persen Bank Jasa Jakarta

IDXChannel - PT Astra International Tbk (ASII) melalui anak usahanya, PT Sedaya Multi Investama (SMI), akan mengeksekusi pengambilalihan saham PT Bank Jasa Jakarta (BJJ) sebagai bagian dari ekspansi perusahaan di sektor keuangan digital.

Head of Investor Relation Astra International Tira Ardianti mengatakan progres transaksi kedua entitas tersebut masih menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Namun mohon dicatat bahwa (akusisi) ini masih bergantung pada persetujuan regulator, namun kami sudah menyampaikan keterbukaannya ke publik mengenai rencana ini," kata Tira dalam pertemuan dengan wartawan pasar modal, secara virtual, Jumat (5/8/2022).

Sebelumnya pada 1 Juli 2022, SMI telah menandatangani shares subscription agreement (SSA) untuk mengakuisisi 49,56 persen saham BJJ dengan nilai total mencapai Rp3,87 triliun.

Setelah penyelesaian rencana transaksi ini rampung, maka SMI akan memiliki 1.138.088 lembar saham yang mewakili 49,56% dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor di BJJ.

Terkait kemungkinan peningkatan kepemilikan di BJJ, Tira menegaskan perseroan belum bisa memberikan jawaban.

"Jujur saya belom bisa menjawab ini (secara detil), SSA yang kita sampaikan beberapa waktu lalu itu kan masih subject to OJK approval, jadi memang sebaiknya menurut saya kita tunggu dulu hasilnya seperti apa," tegasnya.

Tira menilai persetujuan OJK menjad fokus perseroan saat ini sembari memantau kondisi pemulihan ekonomi nasinal sebagai pijakan untuk meningkatkan margin investasi di sejumlah sektor potensial

Apabila izin OJK diperoleh, maka salah satu pemegang saham PT BJJ, WeLab Sky Limited -yang juga merupakan mitra akuisisi- juga akan meningkatkan kepemilikannya di PT BJJ sebesar 49,56% dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor di PT BJJ. Sehingga baik SMI maupun WeLab menguasai PT BJJ dengan persentase yang sama.

WeLab Sky merupakan bagian dari perusahaan WeLab Holdings, anggota dari Grup WeLab. Perusahaan adalah suatu platform fintech di Asia yang terkemuka.

Rencana WeLab untuk mengakuisisi BJJ juga telah mengemuka pada akhir tahun lalu. Diberitakan MNC Portal sebelumnya, WeLab dalam hal ini bertindak selaku pemimpin konsorsium untuk mengumpulkan dana segar dari investor sebanyak USD240 juta atau setara Rp3,43 triliun (asumsi kurs Rp14.300).

Bersama sejumlah investor yang tergabung dalam konsorsoum WeLab Sky, kelompok ini direncanakan bakal menjadi satu-satunya pengendali PT BJJ di mana sebelumnya telah mengambilalih 24% saham BJJ.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD