Banyak Diisi Purnawirawan TNI, Menko Luhut Minta Manajemen Asabri dari Professional

Market News
Fahmi Abidin
Senin, 20 Januari 2020 09:15 WIB
Jajaran direksi dan komisaris PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri diusulkan diisi oleh kalangan profesional.
Banyak Diisi Purnawirawan TNI, Menko Luhut Minta Manajemen Asabri dari Professional. (Foto: Ist)

IDXChannel - Pasca kasus Jiwasraya dan Asabri mencuat ke publik, jajaran direksi dan komisaris PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri diusulkan diisi oleh kalangan profesional.

Usulan tersebut datang dari Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menilah sah-sah saja Asabri diisi profesional.

Baca Juga : Erick Thohir Diancam, Saat Gencar Mengusut Jiwasraya & Asabri

Manajemen Asabri Harus Diisi Profesional

"Ya kalau perusahaan, memungkinkan saja (diisi oleh profesional)," kata Arya di Jakarta, pada Minggu (19/1/2020).
Saat ini, manajemen Asabri rata-rata diisi oleh purnawirawan TNI. Sonny Widjaja, Direktur Utama Asabri adalah mantan perwira tinggi di Angkatan Darat yang pensiun pada 2016.

Kendati demikian, menurut Arya, direksi dan komisaris ditentukan oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. Pasalnya, Asabri memotong gaji prajurit TNI, termasuk PNS Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

"Nanti ada Pak Prabowo punya suatu pengaruh besar untuk menentukan, karena itu adalah perusahaan terkait (Kemenhan) karena dia sebagai menteri, teknisnya kan beliau, jadi akan sangat mempertimbangkan Pak Prabowo juga," ungkap Arya seperti dikutip iNews.

Baca Juga : Jokowi Minta OJK Lakukan Reformasi Industri Jasa Keuangan

Dari sisi bisnis, Arya menilai pembayaran uang pensiun bulanan Asabri kepada anggotanya masih lancar.

"Enggak ada masalah, jadi klaim-klaim apa pun terhadap Asabri kami lihat secara keuangan tidak masalah, bisa dibayarkan," tandasnya. (*)

Baca Juga