IDXChannel – Bursa saham Asia menguat dan harga minyak anjlok pada awal perdagangan Selasa (10/3/2026) setelah pasar global bergejolak pada sesi sebelumnya.
Sentimen membaik setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan bahwa perang di Timur Tengah bisa “segera berakhir”.
Indeks saham Asia-Pasifik di luar Jepang yang disusun MSCI naik 2,6 persen, sehingga memangkas sebagian kerugian sejak konflik dimulai.
Pada saat yang sama, harga minyak mentah Brent berjangka sempat merosot hingga 10 persen ke bawah USD90 per barel saat perdagangan kembali dibuka.
Kontrak berjangka (futures) saham Amerika Serikat bergerak lebih terbatas. S&P 500 e-mini futures turun 0,2 persen setelah sebelumnya rebound pada Senin.