IDXChannel - Harga tembaga melemah pada perdagangan Rabu (10/6/2026), tertekan volatilitas konflik di Timur Tengah dan kekhawatiran makroekonomi yang mengimbangi dukungan harga dari ekspektasi tarif impor tembaga di Amerika Serikat (AS).
Kontrak (futures) tembaga tiga bulan di London Metal Exchange (LME) turun 0,36 persen menjadi USD13.566,5 per ton pada 10.00 WIB.
Sementara itu, kontrak tembaga yang paling aktif diperdagangkan di Shanghai Futures Exchange (SHFE) melemah 0,38 persen menjadi 104.010 yuan per ton.
Melansir dari Reuters, harga minyak naik pada Rabu setelah AS melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Konflik di Timur Tengah telah mendorong kenaikan harga energi dan menekan aktivitas manufaktur, yang merupakan sektor utama penopang permintaan tembaga.