“Namun demikian, pelunakan retorika Presiden Trump, dari sebelumnya menuntut penyerahan total menjadi menyebut misi itu ‘sangat selesai’, merupakan perkembangan yang disambut baik dan setidaknya membantu menenangkan pasar Asia pada sesi hari ini,” ujarnya.
Seiring pulihnya kepercayaan investor setelah aksi jual pada Senin dan meningkatnya minat risiko dari investor ritel, indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 3,6 persen. Indeks Kospi Korea Selatan bahkan melesat 6,4 persen.
Kenaikan tersebut mendorong Bursa Korea mengaktifkan mekanisme sidecar setelah kontrak berjangka naik lebih dari 5 persen, sehingga perdagangan program dihentikan selama lima menit.
Meski demikian, latar belakang pasar masih tegang. Militer Iran memperingatkan akan meningkatkan serangan misil sebagai bentuk perlawanan lanjutan.
Trump juga menegaskan ancaman keras melalui unggahan di Truth Social.
Ia mengatakan, “Jika Iran melakukan sesuatu yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dipukul oleh AS DUA PULUH KALI LEBIH KERAS dibanding yang sudah mereka alami sejauh ini.”